DARI DESA UNTUK NEGERI

BERSAMA MEMBANGUN NEGERI

SELAMAT HARI KARTINI

 

Dua Ribu Lebih Kasus Covid-19 di Indonesia, Mayoritas Tanpa Gejala

Pak Carik 07 April 2020 10:33:25 Berita

Dua Ribu Lebih Kasus Covid-19 di Indonesia, Mayoritas Tanpa Gejala [KBR|Warita Desa] Jakarta | Sampai Senin (6/4/2020) ada 2.491 kasus positif Covid-19 di Indonesia. Sebanyak 192 orang di antaranya sudah dinyatakan sembuh dan ada 209 orang yang meninggal. Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto menegaskan sampai saat ini penularan masih terus terjadi. "Sekali lagi, gambaran yang real dari yang kita dapatkan pada hari ini masih menunjukkan terjadinya penularan di luar. Masih ada kasus positif tanpa gejala yang berada di tengah-tengah masyarakat. Masih ada masyarakat yang rentan tertular karena tidak menggunakan masker, tidak mencuci tangan," kata Yurianto dalam konferensi pers di Graha BNPB, Senin sore (6/4/2020). Banyak Kasus Covid-19 Tanpa Gejala Menurut juru bicara pemerintah Achmad Yurianto, sebagian besar kasus Covid-19 di Indonesia tidak menunjukan gejala apapun seperti demam, batuk, atau gangguan pernapasan. "Sekarang gambaran yang terbanyak hampir sekitar di atas 60 persen, ada yang mengatakan sampai 70 persen, penderita positif Covid-19 ini tanpa gejala. Atau kita sudah mengenal dengan sebutan OTG (orang tanpa gejala) gitu ya, orang tanpa angguan tanpa gejala," jelas Yurianto. "Dia bisa saja kemudian merasa tidak sakit, karena tanpa gangguan. Bahkan dengan gangguan yang minimal. Kadang-kadang persepsi sakit itu kan beda ya," lanjutnya. Karena fenomena tersebut, Yurianto mengimbau agar masyarakat tidak mudik dan terus menjalankan physical distancing. Ia pun mengingatkan ada empat kategori orang yang harus mengisolasi diri secara mandiri, yakni: Orang yang dinyatakan positif Covid-19 dari pemeriksaan swab.Orang yang dinyatakan positif Covid-19 dari rapid test.Orang yang mengeluh sakit dengan gejala batuk, demam, hingga gangguan pernapasan.Orang yang tidak mengalami keluhan apapun, yang justru harus diwaspadai karena jumlahnya banyak. "Manakala mekanisme transformasi penyakit ke sumber ke orang yang sakit ini masih berlangsung terus, maka kita akan tahu penularan akan jalan terus. Karenanya, yang sakit inilah yang harus kita lakukan pemisahan," ujar Yurianto. Oleh : Wahyu Setiawan, Siti Sadida Hafsyah, Adi Ahdiat Editor: Rony Sitanggang

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun)

Formulir Komentar (Komentar baru terbit setelah disetujui Admin)

Nama
Alamat e-mail
Komentar
  CAPTCHA Image [ Ganti gambar ]
  Isikan kode di gambar
 

Pelayanan Online dan Konsultasi

Wilayah Desa

VIDEO

Group Facebook

 
KALIDENGEN
Public group · 1 member
Join Group
Group Desa Kalidengen
 

Fb Page

Sinergi Program

Korona Kulon Progo
DINASKOMINFO
DISNAKERTRANS
CAPIL
DPKB

Statistik Pengunjung

Hari ini
Kemarin
Jumlah pengunjung

Kalender

Info Media Sosial

FacebookInstagram

Aparatur Desa

Lurah Carik Ulu-Ulu Jogobyo Panata Laksana Sarta Pangripta Kamituwa Danarta Dukuh Dukuh Dukuh Staff Desa Staff Desa