URIP IKU KUDU MANFAAT JANGAN MELIHAT KENIKMATAN ORANG LAIN KECEMASAN YANG BERLEBIHAN BISA MENGIKIS KEIMANAN

Artikel

Dua Ribu Lebih Kasus Covid-19 di Indonesia, Mayoritas Tanpa Gejala

07 April 2020  Sunardi  642 Kali Dibaca  Berita Kalurahan

Dua Ribu Lebih Kasus Covid-19 di Indonesia, Mayoritas Tanpa Gejala [KBR|Warita Desa] Jakarta | Sampai Senin (6/4/2020) ada 2.491 kasus positif Covid-19 di Indonesia. Sebanyak 192 orang di antaranya sudah dinyatakan sembuh dan ada 209 orang yang meninggal. Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto menegaskan sampai saat ini penularan masih terus terjadi. "Sekali lagi, gambaran yang real dari yang kita dapatkan pada hari ini masih menunjukkan terjadinya penularan di luar. Masih ada kasus positif tanpa gejala yang berada di tengah-tengah masyarakat. Masih ada masyarakat yang rentan tertular karena tidak menggunakan masker, tidak mencuci tangan," kata Yurianto dalam konferensi pers di Graha BNPB, Senin sore (6/4/2020). Banyak Kasus Covid-19 Tanpa Gejala Menurut juru bicara pemerintah Achmad Yurianto, sebagian besar kasus Covid-19 di Indonesia tidak menunjukan gejala apapun seperti demam, batuk, atau gangguan pernapasan. "Sekarang gambaran yang terbanyak hampir sekitar di atas 60 persen, ada yang mengatakan sampai 70 persen, penderita positif Covid-19 ini tanpa gejala. Atau kita sudah mengenal dengan sebutan OTG (orang tanpa gejala) gitu ya, orang tanpa angguan tanpa gejala," jelas Yurianto. "Dia bisa saja kemudian merasa tidak sakit, karena tanpa gangguan. Bahkan dengan gangguan yang minimal. Kadang-kadang persepsi sakit itu kan beda ya," lanjutnya. Karena fenomena tersebut, Yurianto mengimbau agar masyarakat tidak mudik dan terus menjalankan physical distancing. Ia pun mengingatkan ada empat kategori orang yang harus mengisolasi diri secara mandiri, yakni: Orang yang dinyatakan positif Covid-19 dari pemeriksaan swab.Orang yang dinyatakan positif Covid-19 dari rapid test.Orang yang mengeluh sakit dengan gejala batuk, demam, hingga gangguan pernapasan.Orang yang tidak mengalami keluhan apapun, yang justru harus diwaspadai karena jumlahnya banyak. "Manakala mekanisme transformasi penyakit ke sumber ke orang yang sakit ini masih berlangsung terus, maka kita akan tahu penularan akan jalan terus. Karenanya, yang sakit inilah yang harus kita lakukan pemisahan," ujar Yurianto. Oleh : Wahyu Setiawan, Siti Sadida Hafsyah, Adi Ahdiat Editor: Rony Sitanggang

;

Kirim Komentar


Nama
No. Hp
E-mail
Isi Pesan
  CAPTCHA Image  
 

  Statistik

 Arsip Artikel

08 Oktober 2019 | 176.765 Kali
ARTI PENTING ANGKA 8 (ARTI FILOSOFI ANGKA DELAPAN)
22 Januari 2019 | 156.674 Kali
Visi Misi
06 Maret 2019 | 156.151 Kali
Sejarah Desa
17 Juni 2019 | 155.741 Kali
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui kanal Sahabat Keluarga-nya mengeluarkan
06 Maret 2019 | 155.623 Kali
Profil Wilayah Desa
29 Maret 2019 | 155.602 Kali
Maklumat PPID
29 Maret 2019 | 155.440 Kali
Mekanisme Layanan

 Agenda

Belum ada agenda

  Sinergi Program

 Aparatur Desa

Back Next

 Komentar

 Media Sosial

 Peta Wilayah Desa

 Peta Lokasi Kantor


Alamat : KALIDENGEN I, KALIDENGEN, TEMON, KULON PROGO
Desa : KALIDENGEN
Kecamatan : Temon
Kabupaten : KULON PROGO
Kodepos : 55654
Telepon : 08112642340
Email : desakalidengen@gmail.com

  Statistik Pengunjung

  • Hari ini : 2,776
    Kemarin : 5,477
    Total Pengunjung : 11,035
    Sistem Operasi : Unknown Platform
    IP Address : 192.168.64.23
    Browser : Mozilla 5.0