URIP IKU KUDU MANFAAT JANGAN MELIHAT KENIKMATAN ORANG LAIN KECEMASAN YANG BERLEBIHAN BISA MENGIKIS KEIMANAN

Artikel

Jurnalis Pullitzer : Kita "Dijajah" Facebook

02 Februari 2020  Sunardi  680 Kali Dibaca  Berita Kalurahan

Jurnalis Pullitzer : Kita "Dijajah" Facebook [KBR|Warita Desa] Jakarta| Perusahaan internet raksasa seperti Facebook dan Google bisa memanfaatkan data pribadi warga dunia untuk beragam kepentingan, mulai dari riset, bisnis, sampai politik. Namun, pemanfaatan data itu bisa saja mereka lakukan tanpa persetujuan, bahkan tanpa sepengetahuan orang-orang yang bersangkutan. Problem itu dibahas jurnalis finalis Pullitzer Carole Cadwalladr dalam acara Indonesia Data and Economic Conference 2020 yang digelar Katadata.co.id di Hotel Kempinski, Jakarta, Kamis (30/1/2020). Dalam acara ini, Carole mengulas masalah perlindungan data pribadi bersama jurnalis senior Tempo Bambang Harymurti. Data Pribadi Ibarat Rempah di Zaman Kolonial Jurnalis senior Tempo Bambang Harymurti mengumpamakan data pribadi seperti rempah-rempah di zaman kolonialisme Belanda. "Empat ratus tahun lalu, rempah tumbuh begitu saja di halaman kita. Kita tidak tahu nilai dan dan kegunaannya. Lalu datang kolonial Belanda ke Indonesia, menjajah kita. Kita memberi mereka rempah-rempah itu secara gratis, dan mereka menjualnya dengan harga tinggi di Eropa," ujar Bambang. "Sekarang hal itu terjadi pada data pribadi. Kita memberi data pribadi secara gratis (ke perusahaan internet), dan mereka menjualnya ke pihak lain tanpa sepengetahuan kita," lanjutnya. Perumpamaan itu lantas diamini oleh Carole Cadwalldr.  "Kita adalah pihak yang terjajah di bawah imperium Facebook. Mereka menjadikan (data pribadi) kita komoditas. Mereka menjadi sangat kaya, dan mengganggu kehendak bebas kita," kata Carole. Carole adalah jurnalis asal Inggris yang menjadi kandidat pemenang penghargaan Pullitzer. Ia mendapat sorotan dunia karena pernah menginvestigasi skandal Cambridge Analytica, kasus pemanfaatan data Facebook jutaan warga Amerika Serikat (AS) untuk kampanye politik Donald Trump. Bertolak dari kasus tersebut, Carole mengajak warga dunia agar tidak memercayakan sepenuhnya data pribadi kepada perusahaan-perusahaan internet. "Kita tidak tahu bagaimana data pribadi kita 'dipanen' dan dimanipulasi. Tapi mereka (perusahaan internet) membangun monopoli dan memperoleh kekayaan luar biasa dari situ (pemanfaatan data pribadi)," kata Carole. "Ada ketidakseimbangan kekuasaan di situ (praktik pemanfaatan data pribadi). Kita harus menyadarinya dan mengambil alih kendali," ujar Carole. Menuntut Kendali atas Data Pribadi Carole menegaskan penggunaan data pribadi mestinya dikendalikan lewat aturan pemerintah, seperti aturan General Data Protection Regulation (GDPR) yang berlaku di Uni Eropa. GDPR mengharuskan perusahaan pengelola data pribadi, seperti Google dan Facebook, agar menginformasikan pemakaian data pribadi kepada warga. Dengan adanya GDPR, warga Uni Eropa bisa meminta informasi soal penyimpanan, pemanfaatan, pemindahtanganan, sampai penghapusan data pribadi mereka.  Carole pun berharap hal serupa bisa dilakukan di Indonesia lewat RUU Perlindungan Data Pribadi (RUU PDP) yang sedang digodok DPR. "Saya berharap itu (RUU PDP) bisa membantu orang-orang mendapat akses dan wawasan tentang apa yang sebenarnya terjadi, dan bagaimana perusahaan memanfaatkan data pribadi," kata Carole. "Membangun kesadaran publik adalah hal penting. Salah satu prinsipnya, data pribadi itu bukan komoditas, tetapi hak asasi yang harus dilindungi," tegasnya. Oleh : Adi Ahdiat Editor: Agus Luqman

;

Kirim Komentar


Nama
No. Hp
E-mail
Isi Pesan
  CAPTCHA Image  
 

  Statistik

 Arsip Artikel

08 Oktober 2019 | 176.852 Kali
ARTI PENTING ANGKA 8 (ARTI FILOSOFI ANGKA DELAPAN)
22 Januari 2019 | 156.705 Kali
Visi Misi
06 Maret 2019 | 156.194 Kali
Sejarah Desa
17 Juni 2019 | 155.782 Kali
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui kanal Sahabat Keluarga-nya mengeluarkan
06 Maret 2019 | 155.657 Kali
Profil Wilayah Desa
29 Maret 2019 | 155.637 Kali
Maklumat PPID
29 Maret 2019 | 155.474 Kali
Mekanisme Layanan

 Agenda

Belum ada agenda

  Sinergi Program

 Aparatur Desa

Back Next

 Komentar

 Media Sosial

 Peta Wilayah Desa

 Peta Lokasi Kantor


Alamat : KALIDENGEN I, KALIDENGEN, TEMON, KULON PROGO
Desa : KALIDENGEN
Kecamatan : Temon
Kabupaten : KULON PROGO
Kodepos : 55654
Telepon : 08112642340
Email : desakalidengen@gmail.com

  Statistik Pengunjung

  • Hari ini : 2,224
    Kemarin : 3,876
    Total Pengunjung : 80,752
    Sistem Operasi : Unknown Platform
    IP Address : 192.168.64.23
    Browser : Mozilla 5.0