URIP IKU KUDU MANFAAT JANGAN MELIHAT KENIKMATAN ORANG LAIN KECEMASAN YANG BERLEBIHAN BISA MENGIKIS KEIMANAN

Artikel

Ancaman Banjir Sampai Februari, Ini Hal-Hal yang Perlu Disiapkan

07 Januari 2020  Sunardi  591 Kali Dibaca  Berita Kalurahan

Ancaman Banjir Sampai Februari, Ini Hal-Hal yang Perlu Disiapkan Hadapi Bencana [KBR|Warita Desa] Menurut prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) cuaca ekstrem akan terus berlangsung hingga pertengahan Februari 2020. Artinya, sampai beberapa pekan ke depan berbagai wilayah Indonesia belum terbebas dari potensi bencana banjir. Masyarakat Penanggulangan Bencana Indonesia (MPBI) lantas mengajak warga untuk melakukan sejumlah langkah persiapan. "Ada hal-hal yang bisa kita antisipasi untuk menyelamatkan diri kita atau meminimalisir risiko banjir," ujar Sekretaris MPBI Avianto Amri dalam talkshow Ruang Publik KBR, Senin (6/1/2019). Avianto menegaskan, langkah antisipasi itu bisa dimulai dengan menyiapkan 'tas siaga bencana'. 'Tas siaga bencana' adalah tas berisi surat-surat penting dan barang kebutuhan dasar, yang bisa langsung dibawa evakuasi ketika terjadi bencana. Tas itu bisa diisi dengan: Makanan instan/makanan kering;Air minum;Obat-obatan;Senter dan baterai cadangan;Lilin dan korak api;Pakaian cadangan, pembalut wanita, popok bayi, dan sebagainya;Jas hujan, payung;Dokumen penting seperti Akte Kelahiran, KTP, KK, ijazah, dan sebagainya;Barang-barang lain sesuai kebutuhan. Selain 'tas siaga bencana', Avianto menyarankan masyarakat agar menyiapkan tempat menyelamatkan diri sejak awal. "Sebelum musim hujan datang, kita harus mengetahui kalau mau evakuasi kita mau kemana, apakah ke mesjid, sekolah, atau rumah saudara, dan lain-lainnya," jelas Avianto. "Nomor telepon darurat juga kita harus tahu, (nomor telepon) ambulans 118, SAR 115, nomor-nomor itu krusial, apalagi pada saat kejadian bencana," lanjutnya. Keluarga Siaga Bencana Tika Savitri, project manager dari organisasi pendidikan siaga bencana Predikt, menambahkan langkah antisipasi banjir juga perlu dilakukan di tingkat keluarga. Tika menegaskan, keluarga perlu tahu hal-hal apa saja yang harus dilakukan saat terjadi bencana banjir, seperti mematikan sekring listrik rumah, menghindari berjalan dekat saluran air, sampai berbagi tugas evakuasi. "Jadi ketika air makin naik, mama nyelametin apa, saya nyelametin apa, yang harus didahulukan siapa, jadi sudah bagi-bagi tugas," jelas Tika di talkshow Ruang Publik KBR, Senin (6/1/2020). "Kita perlu lebih terorganisir lagi, lebih terkoordinasi, bahwa kesiapsiagaan itu bukan hanya individu saja, tapi juga dari keluarga, komunitas, RT, RW, itu sudah harus terstruktur," ujar Tika. Langkah antisipasi bencana bisa dipelajari lebih lanjut dari berbagai sumber di internet dan media sosial. Salah satunya bisa dilihat di Buku Pedoman Latihan Kesiapsiagaan Bencana BNPB. Oleh : Adhi Ahdiat Editor: Agus Luqman

;

Kirim Komentar


Nama
No. Hp
E-mail
Isi Pesan
  CAPTCHA Image  
 

  Statistik

 Arsip Artikel

08 Oktober 2019 | 176.765 Kali
ARTI PENTING ANGKA 8 (ARTI FILOSOFI ANGKA DELAPAN)
22 Januari 2019 | 156.674 Kali
Visi Misi
06 Maret 2019 | 156.151 Kali
Sejarah Desa
17 Juni 2019 | 155.740 Kali
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui kanal Sahabat Keluarga-nya mengeluarkan
06 Maret 2019 | 155.623 Kali
Profil Wilayah Desa
29 Maret 2019 | 155.602 Kali
Maklumat PPID
29 Maret 2019 | 155.440 Kali
Mekanisme Layanan

 Agenda

Belum ada agenda

  Sinergi Program

 Aparatur Desa

Back Next

 Komentar

 Media Sosial

 Peta Wilayah Desa

 Peta Lokasi Kantor


Alamat : KALIDENGEN I, KALIDENGEN, TEMON, KULON PROGO
Desa : KALIDENGEN
Kecamatan : Temon
Kabupaten : KULON PROGO
Kodepos : 55654
Telepon : 08112642340
Email : desakalidengen@gmail.com

  Statistik Pengunjung

  • Hari ini : 2,764
    Kemarin : 5,477
    Total Pengunjung : 11,023
    Sistem Operasi : Unknown Platform
    IP Address : 192.168.64.23
    Browser : Mozilla 5.0