URIP IKU KUDU MANFAAT JANGAN MELIHAT KENIKMATAN ORANG LAIN KECEMASAN YANG BERLEBIHAN BISA MENGIKIS KEIMANAN

Artikel

Pengusaha Minta Subsidi dari Pemerintah untuk Bayar THR Karyawan

17 Mei 2020  Sunardi  664 Kali Dibaca  Berita Kalurahan

Pengusaha Minta Subsidi dari Pemerintah untuk Bayar THR Karyawan [KBR|Warita Desa] Jakarta | Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) meminta pemerintah memberi bantuan tunai ke perusahaan untuk subsidi gaji dan Tunjangan Hari Raya (THR) karyawan. Hal ini disampaikan Ketua Umum Apindo Hariadi Sukamdani. "Kami sudah beritahu dari Bulan Maret bahwa kekuatan kita sampai Bulan Juni, akhir Juni, sudah disampaikan. Termasuk soal itu tadi saya sampaikan, kita perlu itu stimulus tunai. Stimulus ke perusahaan dalam bentuk modal kerja dan stimulus untuk pekerja itu untuk THR, untuk subsidi gaji," kata Hariadi kepada KBR, Jumat (15/5/2020). "Jadi, karyawan itu kita berharap bisa disubsidi oleh negara. Itu yang terjadi di negara lain kan kayak gitu, seperti Singapura itu mendapatkan subsidi tunai, lalu New Zealand, Amerika, itu semua dapat." "Yang menjadi masalah kan kalau pemerintah juga nggak memberikan stimulus tapi kita dikunci, nggak boleh melakukan kegiatan, tentu bisa bergejolak nanti, karena pekerja dan masyarakat juga butuh nafkah," lanjutnya. Insentif Pajak Kurang Membantu Ketua Umum Apindo Hariadi Sukamdani mengingatkan sejauh ini pemerintah baru memberi insentif berupa pembebasan pajak penghasilan (PPh) 21 untuk gaji karyawan, PPh 22 untuk kegiatan impor, dan pengurangan PPh 25 sebesar 30 persen untuk badan usaha. Namun, ia menilai berbagai insentif itu kurang efektif untuk menyelamatkan keuangan industri. "Yang saya contohkan (insentif) pajak tadi, itu aturan bukan mengurangi beban, tetap keluar uang. Lalu juga contohnya listrik. Kita minta listrik itu supaya ketentuan pembayaran minimum dihapuskan. Jadi yang dibayar adalah sesuai penggunaan. Kalau penggunaannya itu di bawah daripada pembayaran minimum, ya itu pakainya yang itu. Itu saja sampai sekarang nggak disetujui," kata Hariadi. "Terus tarif listriknya itu kan harusnya turun, harga minyak dunia sekarang sudah 22 dolar per barel. Nah, itu nggak diturunin juga." "Jadi, sebetulnya yang pertama kita minta apapun itu yang bisa mengurangi beban biaya, itu kita harapkan sekali. Tapi kenyataannya ya nggak. Sampai sekarang belum dirasakan maksimal ya," tukasnya. Oleh : Wahyu Setiawan, Adi Ahdiat Editor: Agus Luqman

;

Kirim Komentar


Nama
No. Hp
E-mail
Isi Pesan
  CAPTCHA Image  
 

  Statistik

 Arsip Artikel

08 Oktober 2019 | 176.765 Kali
ARTI PENTING ANGKA 8 (ARTI FILOSOFI ANGKA DELAPAN)
22 Januari 2019 | 156.674 Kali
Visi Misi
06 Maret 2019 | 156.151 Kali
Sejarah Desa
17 Juni 2019 | 155.740 Kali
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui kanal Sahabat Keluarga-nya mengeluarkan
06 Maret 2019 | 155.623 Kali
Profil Wilayah Desa
29 Maret 2019 | 155.602 Kali
Maklumat PPID
29 Maret 2019 | 155.440 Kali
Mekanisme Layanan

 Agenda

Belum ada agenda

  Sinergi Program

 Aparatur Desa

Back Next

 Komentar

 Media Sosial

 Peta Wilayah Desa

 Peta Lokasi Kantor


Alamat : KALIDENGEN I, KALIDENGEN, TEMON, KULON PROGO
Desa : KALIDENGEN
Kecamatan : Temon
Kabupaten : KULON PROGO
Kodepos : 55654
Telepon : 08112642340
Email : desakalidengen@gmail.com

  Statistik Pengunjung

  • Hari ini : 2,758
    Kemarin : 5,477
    Total Pengunjung : 11,017
    Sistem Operasi : Unknown Platform
    IP Address : 192.168.64.23
    Browser : Mozilla 5.0