URIP IKU KUDU MANFAAT JANGAN MELIHAT KENIKMATAN ORANG LAIN KECEMASAN YANG BERLEBIHAN BISA MENGIKIS KEIMANAN

Artikel

Tiba dari Wuhan, Ratusan WNI Diobservasi 14 Hari di Natuna

03 Februari 2020  Sunardi  599 Kali Dibaca  Berita Kalurahan

Tiba dari Wuhan, Ratusan WNI Diobservasi 14 Hari di Natuna [KBR|Warita Desa] Jakarta| Pemerintah melakukan pengawasan dan observasi ketat selama 14 hari bagi warga negara Indonesia (WNI) yang baru saja dievakuasi dari Wuhan dan beberapa kota lainnya di provinsi Hubei, Cina. Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan, Achmad Yurianto mengatakan, keseluruhan WNI yang dievakuasi tersebut, telah menjalani pemeriksaan dari pemerintah Cina, dan dinyatakan sehat. Kata dia, saat sampai di tanah air, mereka juga menjalani pemeriksaan ulang, dan hasilnya semuanya sehat. Yurianto mengatakan, saat ini mereka harus menjalani observasi selama 14 hari di Natuna, Kepri. Kata dia, jangka waktu 14 hari ditentukan sesuai dengan masa inkubasi virus. "Yang pasti, kembali lagi pada protokoler yang ditetapkan oleh WHO, mereka yang keluar dari daerah yang terkena wabah corona ini, harus dijaga ketat, diobservasi ketat selama 14 hari. Kenapa 14 hari? Karena 14 hari itu adalah masa inkubasi virus, artinya masa masuknya virus sampai menimbulkan gejala. Nah kalau sampai 14 hari tidak ada gejala sama sekali, berarti betul-betul bersih," kata Yurianto kepada KBR, Minggu (2/2/2020). Yurianto menambahkan, selama proses observasi, Kemenkes juga melakukan edukasi mengenai Novelcorona virus. Kata dia, proses edukasi tersebut dilakukan agar mereka juga bisa memberikan pemahaman kepada keluarga dan kerabatnya mengenai virus tersebut. "Yang harus kita edukasi, teman-teman yang ada disini (Natuna). Kalau dia paham betul, ngerti betul tentang penyakitnya, Insyaallah kalau dia pulang kan bisa cerita ke saudara-saudaranya," imbuhnya.   Sebanyak total 243 orang berhasil dikembalikan  oleh Tim Pemulangan Pemerintah Indonesia pada Minggu (02/02/20). Mereka terdiri dari 237 WNI yang tinggal di Provinsi Hubei, 1 WNA (suami WNI), serta 5 anggota Tim Aju KBRI Beijing.   Dalam siaran pers Kemenlu mengatakan saat proses menjelang kepulangan, terdapat empat WNI yang memilih untuk tetap tinggal di Tiongkok karena alasan keluarga. Kemudian tiga WNI tidak dapat memenuhi persyaratan kesehatan untuk terbang. Kemenlu mengatakan, KBRI Beijing terus menjalin komunikasi dengan ketiga WNI tersebut dan berkoordinasi dengan asrama universitas serta otoritas RRT untuk memastikan kondisi dan kebutuhan yang mereka perlukan. Kementerian juga telah menghubungi keluarga masing-masing di Indonesia.   Oleh : Astri Yuanasari Editor: Rony Sitanggang

;

Kirim Komentar


Nama
No. Hp
E-mail
Isi Pesan
  CAPTCHA Image  
 

  Statistik

 Arsip Artikel

08 Oktober 2019 | 176.766 Kali
ARTI PENTING ANGKA 8 (ARTI FILOSOFI ANGKA DELAPAN)
22 Januari 2019 | 156.674 Kali
Visi Misi
06 Maret 2019 | 156.151 Kali
Sejarah Desa
17 Juni 2019 | 155.741 Kali
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui kanal Sahabat Keluarga-nya mengeluarkan
06 Maret 2019 | 155.623 Kali
Profil Wilayah Desa
29 Maret 2019 | 155.602 Kali
Maklumat PPID
29 Maret 2019 | 155.440 Kali
Mekanisme Layanan

 Agenda

Belum ada agenda

  Sinergi Program

 Aparatur Desa

Back Next

 Komentar

 Media Sosial

 Peta Wilayah Desa

 Peta Lokasi Kantor


Alamat : KALIDENGEN I, KALIDENGEN, TEMON, KULON PROGO
Desa : KALIDENGEN
Kecamatan : Temon
Kabupaten : KULON PROGO
Kodepos : 55654
Telepon : 08112642340
Email : desakalidengen@gmail.com

  Statistik Pengunjung

  • Hari ini : 3,443
    Kemarin : 5,477
    Total Pengunjung : 11,702
    Sistem Operasi : Unknown Platform
    IP Address : 192.168.64.23
    Browser : Mozilla 5.0