DARI DESA UNTUK NEGERI

BERSAMA MEMBANGUN NEGERI

SELAMAT HARI KARTINI

 

Adjie Hw Opendesa: Ancaman Krisis Pangan, Mentan Minta Percepat Tanam [KBR|Warita Desa] Jakarta | M

Pak Carik 06 Mei 2020 16:53:39 Berita

Ancaman Krisis Pangan, Mentan Minta Percepat Tanam [KBR|Warita Desa] Jakarta | Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo meminta para petani mempercepat masa tanam di tahun ini. Langkah itu diambil untuk mengantisipasi ancaman krisis pangan yang diprediksi oleh Organisasi Pangan Dunia atau FAO akan menimpa Indonesia tahun ini. Menurutnya, krisis pangan bisa terjadi selain karena faktor pandemi Covid-19, juga akibat dari musim kemarau yang diprediksi akan berlangsung panjang. "Oleh karena itu yang harus dilakukan adalah melakukan percepatan tanam kembali. Panen raya sudah dilakukan dan hasilnya cukup besar 7,4 juta hektare itu panen. Sesudah itu kita segera melakukan penanaman. Penanaman yang bisa dilakukan sesuai hitung-hitungan kita adalah 5,6 juta (hektare), itu yang maksimal. Katakanlah 5,6 juta hektare yang harus segera  ditanam lagi," ujar Mentan dalam acara diskusi daring 'Petani di Antara Kelangsungan Usaha dan Gonjang-Ganjing Harga Pangan' di kanal Liputan 6, Selasa (5/5/2020). Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo meminta dinas pertanian di masing-masing daerah segera mendistribusikan bibit, pupuk, dan kebutuhan petani lainnya untuk mendukung percepatan masa tanam. Ia berharap hujan masih turun hingga Juni, sehingga petani masih sempat melakukan penanaman. Dari lahan 5,6 juta hektare yang ditanam kembali itu, ia menargetkan bisa menghasilkan 5 hingga 6 ton gabah kering per hektarenya. "Maka kita akan bisa kurang lebih 20-an juta ton gabah kering giling yang bisa kita olah," targetnya. Namun, ia juga khawatir akan terjadi serangan hama lima tahunan di tahun ini. Untuk itu kementeriannya tengah menyiapkan alternatif penanaman di lahan rawa. Ia mengklaim ada jutaan hektare lahan rawa yang siap ditanami. "Di lahan rawa itu, kekeringan yang ada itu di rawa masih ada endapan air di bawahnya. Jadi kita masuk di situ, tentu saja dengan konsepsi yang secara khusus, bahkan kualitas bibit yang dipakai khusus untuk rawa," jelasnya.  Oleh : Wahyu Setiawan Editor: Rony Sitanggang

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun)

Formulir Komentar (Komentar baru terbit setelah disetujui Admin)

Nama
Alamat e-mail
Komentar
  CAPTCHA Image [ Ganti gambar ]
  Isikan kode di gambar
 

Pelayanan Online dan Konsultasi

Wilayah Desa

VIDEO

Group Facebook

 
KALIDENGEN
Public group · 1 member
Join Group
Group Desa Kalidengen
 

Fb Page

Sinergi Program

Korona Kulon Progo
DINASKOMINFO
DISNAKERTRANS
CAPIL
DPKB

Statistik Pengunjung

Hari ini
Kemarin
Jumlah pengunjung

Kalender

Info Media Sosial

FacebookInstagram

Aparatur Desa

Lurah Carik Ulu-Ulu Jogobyo Panata Laksana Sarta Pangripta Kamituwa Danarta Dukuh Dukuh Dukuh Staff Desa Staff Desa